Thursday, 26 November, 2020

Motif Batik Tradisional Indonesia


Indonesia memiliki ragam motif batik dari berbagai daerah yang menjadi ciri khas budaya Indonesia hingga saat ini. Motif batik Indonesia juga terkenal di luar negeri. Padahal, batik telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Batik tidak lagi dianggap sebagai pakaian kuno. Motif batik terbaru Indonesia semakin bervariasi, yang membuat efek batik semakin elegan dan berkelas.

Generasi Milenial Muda dan Gen Z juga tak segan-segan mengenakan batik di berbagai kesempatan, baik untuk acara formal maupun kegiatan lainnya. Beragam corak batik di Indonesia masing-masing memiliki makna tersendiri. Dengan kata lain, batik tidak hanya merupakan kain bermotif, tetapi juga memiliki makna yang berbeda. Bicara soal batik, Anda sendiri sudah menggunakan motif batik. Untuk semakin membanggakan batik Indonesia, kali ini Indozone akan melihat beberapa motif batik terkenal dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai berikut.

1. Motif batik mega mendung

Motif batik populer pertama disebut Mega Mendung, berasal dari daerah Cirebon. Ciri khas motif batik Mega Mendung terlihat pada bentuk awan yang cerah dan mencolok. Mega Berawan biasanya terdiri dari tujuh corak warna yang dianggap sebagai simbol bumi dengan tujuh lapisan tanah. Beberapa warna khusus dari motif batik Mega Mendung, seperti biru tua, merah tua, hijau tua, ungu dan sebagainya.

2. Motif Batik Sekar Jagad

Sekar Jagad adalah salah satu motif batik khas indonesia khas yogyakarta, jawa tengah. Karena itulah, batik ini sering disebut batik Jogja. Batik Jogja memiliki arti keindahan dan kemegahan sehingga siapapun yang melihatnya akan berdecak kagum. Ada yang berpendapat bahwa motif Sekar Jagad diambil dari “kar” (peta) Jawa dan “jagad” (dunia), sehingga motif ini melambangkan keberagaman di seluruh dunia. Di sisi lain, ada yang mengatakan bahwa Sekar Jagad berasal dari kata “Sekar” yang artinya bunga dan “Jagad” yang artinya dunia. Oleh karena itu, batik Sekar Jagad menggambarkan keindahan dan keanekaragaman bunga yang ada di seluruh dunia.

3. Tujuh bentuk motif batik Pekalong

Kota Pekalongan merupakan salah satu daerah di Indonesia yang banyak menghasilkan batik dengan berbagai macam motif. Karenanya, tak heran jika Pekalongan terkenal sebagai daerah perajin dan sentra batik Indonesia. Motif batik Pekalongan terpopuler ada tujuh bentuk. Mereknya didominasi motif tumbuhan dan hewan. Keunggulan batik Pekalongan adalah menggunakan warna. Satu helai kain batik bisa menggunakan delapan warna, sehingga terlihat lebih cantik dan menarik dibanding batik dari daerah lain.

Secara nasional, batik Pekalongan telah dipasarkan di luar Jawa seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Minahasa, dan Makassar. Biasanya motif rapi disesuaikan dengan adat istiadat setempat. Sedangkan untuk luar negeri, batik Pekalongan diekspor ke Malaysia, Thailand dan beberapa negara di Timur Tengah.

4. Motif Batik Parang Patah

Selanjutnya ada motif batik Parang Rusak yang sudah ada sejak jaman keraton Kartasura Mataram (Solo). Batik ini dinamakan Parang Rusak yang artinya “perang manusia melawan maksiat dan nafsu hidup”. Motif batik Parang Rusak diciptakan oleh pendiri Istana Mataram, sehingga menjadi pedoman utama dalam menentukan pangkat bangsawan. Bahkan pada zaman dahulu motif Parang Rusak hanya bisa dikenakan oleh raja dan keturunannya.

5. Karena Batik Sogan

Di antara sekian banyak motif batik, motif Sogan adalah yang paling populer. Dikenal dengan nilai pentingnya, batik Sogan identik dengan warna merah, hitam, kuning, hijau dan putih. Nama “Sogan” pada batik ini diambil dari bahan alami yang dihasilkannya, yaitu pohon soga yang tinggi. Dari pohon soga ini dihasilkan warna merah tua atau coklat untuk pewarna alami kain batik.

6. Motif Batik Pring Sedapur

Kali ini ada motif batik dari daerah Magetan, tepatnya di desa Sidomukti, di lereng Gunung Lawu yang lebih dikenal dengan sebutan “Pring Sedapur”. Dalam bahasa Jawa artinya rumpun pohon bambu. Sejalan dengan makna tersebut, motif batik Pring Sedapur yang populer memiliki filosofi hidup manusia yang dalam dibandingkan dengan pohon bambu. Selalu tumbuh sebagai kelompok dan tidak pernah terpisah. Sebagian besar motif batik Prapur Sedapur didominasi oleh gambar bambu dengan bentuk bulan di bagian atasnya. Untuk warna populer, terdiri dari merah, kuning dan hijau muda.

0 comments on “Motif Batik Tradisional Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *