Sunday, 09 August, 2020

SLIK OJK, Pengganti BI Checking untuk Cek Skor Kredit


Anda mungkin akrab dengan istilah BI Checking. Biasanya, ketika Anda ingin mengajukan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan non-bank, memeriksa BI adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi. BI diperiksa menggunakan Sistem Informasi Debitur (SID). Laporan verifikasi BI ini berisi informasi tentang masing-masing debitur riwayat atau IDI historis. IDI historis berisi informasi tentang kelayakan calon peminjam untuk menerima pinjaman yang dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman dalam memberikan pinjaman.

Tentu saja, bank atau lembaga non-bank tidak dapat mengajukan pinjaman. Satu per satu, kredit macet terjadi karena pemberi pinjaman tidak dapat membayar kembali pinjaman, yang pada akhirnya akan merugikan pemberi pinjaman itu sendiri. Oleh karena itu, melalui verifikasi BI, kreditur dapat menghindari risiko kredit macet, yaitu ketidakmampuan debitur untuk membayar kembali pinjaman.

Dengan kontrol BI, kami juga mendapat manfaat sebagai debitur alias. Karena kita tidak dapat meminjam di luar kemampuan dan kebutuhan kita. Tentu saja, kami tidak ingin hidup dalam hutang, bukan? Tapi tahukah Anda bahwa sejak 2018, layanan SID yang digunakan untuk kontrol BI telah berkembang menjadi sistem informasi keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

Dengan cara ini, setiap permintaan informasi dan keluhan dari debitur dikirim dari BI ke OJK.

Secara hukum n. 21 tahun 2011 sehubungan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada akhir 2013, regulasi dan pengawasan kegiatan jasa keuangan dipindahkan dari bank sentral ke OJK. Atas dasar aturan ini, alih-alih memeriksa BI, itu akan tetap dilakukan di bank sentral, sehingga data akan dikirim ke OJK, akan lebih efektif jika sistem verifikasi BI diproses langsung di OJK melalui SLIK Online OJK. Pada dasarnya, SLIK OJK menawarkan fungsi yang sama dengan layanan SID, yaitu untuk memberikan informasi kepada debitur. Dimana dalam SID informasi tentang debitur ini dinyatakan sebagai IDI Historis, dalam SLIK OJK, istilah tersebut menjadi iDeb (informasi tentang debitur).

Perbedaannya adalah bahwa cakupan SLIK lebih luas daripada SID, karena wartawan SLIK tidak hanya berasal dari sektor perbankan, tetapi juga dari lembaga keuangan non-perbankan, seperti koperasi, lembaga keuangan, pegadaian dan modal ventura. Selain itu, peringkat kredit riwayat kredit yang ditampilkan di iDeb adalah 12 bulan. Tidak seperti IDI historis yang berisi informasi serupa hingga 24 bulan.

Keuntungan SLIK OJK

Berdasarkan fungsi SLIK OJK yang dijelaskan di atas, keuntungan berikut dari SLIK OJK adalah untuk lembaga keuangan sebagai kreditor dan bagi masyarakat sebagai calon debitur.

Manfaat SLIC OJK untuk kreditur:

  1. Membantu dalam proses analisis dan pengambilan keputusan kredit.
  2. Mengurangi risiko pinjaman bermasalah.
  3. Mengurangi ketergantungan pemberi pinjaman pada jaminan atau jaminan konvensional.
  4. Memfasilitasi kreditor dalam menilai posisi kredit peminjam sebagai jaminan atau pelengkap.
  5. Efisiensi biaya operasi.
  6. Mempromosikan transparansi dalam manajemen kredit.

Keuntungan dari SLIC OJK untuk debitur:

  • Mempercepat proses mendapatkan persetujuan kredit.
  • Untuk pelanggan baru, terutama usaha kecil dan menengah (UMKM), mudah untuk mengajukan pinjaman tanpa jaminan tergantung pada reputasi keuangan mereka.
  • Aktifkan debitur untuk mempertahankan status kreditnya.

0 comments on “SLIK OJK, Pengganti BI Checking untuk Cek Skor Kredit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *